ARTIKEL INSPIRASI – MOTIVASI DAN INSPIRASI BERSAMA ADHISTIA AMELIA (MAHASISWI UNIVERSITY OF YORK, UNITED KINGDOM)

  • 2

ARTIKEL INSPIRASI – MOTIVASI DAN INSPIRASI BERSAMA ADHISTIA AMELIA (MAHASISWI UNIVERSITY OF YORK, UNITED KINGDOM)

 

KCSK U-Read bersama mbk Adhis

 

ARTIKEL INSPIRASI – MOTIVASI DAN INSPIRASI BERSAMA ADHISTIA AMELIA (MAHASISWI UNIVERSITY OF YORK, UNITED KINGDOM)

 

Pemateri          : Sensei Adhistia Amelia

Moderator       : Rona Ayu Sakinah

 

Artikel ini disarikan dari diskusi online Kominfo Class – Spesial Kelas Beasiswa dan Kuliah Luar Negeri (#UK) Edisi 26 Agustus 2017

 

U-READ.UNSRI.AC.ID – Inderalaya (11/10). Assalamualaikum wr.wb. Pada kesempatan ini saya akan menyarikan diskusi hangat bersama sensei Adhistia edisi Sabtu, 26 Agustus 2017. Kominfo Class seperti biasa selalu ramai dengan cuitan para anggotanya yang notabene adalah mahasiswa Universitas Sriwijaya dari bermacam-macam jurusan, beragam fakultas, dan angkatan yang berbeda-beda. Semua berkumpul untuk satu tujuan, menuntut ilmu dan belajar dari pengalaman mbak Adhistia. Kelas dimulai dengan sapaan hangat mbak Adhistia, bertanya kabar malam minggu para peserta, pejuang beasiswa. Tentunya malam minggu 26 Agustus ini sangat bermanfaat sekali karena diisi dengan sharing dan motivasi.

 

Pertama sekali para peserta diajak untuk berpikir, menganalisa dan mengemukakan pendapat mendifinisikan makna suatu gambar.

Beberapa pendapat dari peserta sebagai berikut:

– Mika Para               : “Seseorang yang mulanya kebingungan akan tujuannya, kemudian berfikir lalu menemukan tujuannya dan berhasil”

– Rena                       : “ Jadilah pemikir diantara orang yang kebingungan”

– Ilham Eka Putra     : “ Pertama berani bermimpi berarti setiap orang harus punya tuuan dan keinginan. Jika seseorang tidak memiliki suatu tujuan maka apa gunanya hidup ini. Kedua, mengambil tantangan , untuk sukse bukanlah hal yang mudah banyak tantangan harus dihadapi dan harus berani menerima tantangan tersebut. Ketiga, berbuat kebaikan karena jika menginginkan kesuksesan maka harus berbuat baik juga kepada semua orang”.

– Khairi M. Putra      : “Semua berawal dari mimpi. Namun jangan hanya terpaku pada mimpi itu. Perjuangkan dan pantaskan diri untuk meraihnya”.

Dalam hal mengungkapakan pendapat tentunya tidak ada nilai benar salah. Semua memiliki opini masing-masing dan tentunya tidak terikat dan dibatasi satu sama lain.

Mbak Adhistia menjelaskan bahwa makna dari gambar tersebut adalah ketika kita sudah berada pada posisi sudah menentukan tujuan yang jelas dalam hidup kita, tapi kita tidak mau mengambil konsekuensi untuk sebuah pencapaian itu sendiri, apa yg akan terjadi?. Diantara orang-orang diatas berada diposisi manakah kita, tentunya kita sendiri yang tau mari ditelisisk lagi apa sebenarnya dasar niat kita ingin kuliah ke luar negeri. Tentunya ketika ada keinginan dan cita-cita keluar negri harus ada kemauan, keberanian, pengorbanan waktu dan uang dalam segala persiapan, tidak hanya ingin. Semuanya satu paket dalam rangka pencapaian itu. Ataupun boleh jadi ada tujuan tapi bingung harus melangkah, bingung mengambil langkah pertama dan mulai timbul keraguan dalam diri. Keraguan itulah yang akan menyelesaikan semua mimpi-mimpi kita. Kita sendiri yang tahu seberapa keras kita berusaha, seberapa kuat kita menghadapi cemoohan, keraguan dari orang lain. Tapi bukan itu yang menjadikan patah semangat. Karena kuliah dan mendapat beasiswa luar negeri itu bukan soal IPK saja, pintar saja tetapi lebih dari itu.

 

KIAT – KIAT MEMPERTAHANKAN KEINGINAN KE LUAR NEGERI

  • Cari teman-teman bervisi dan misi sama
  • Temukan komunitas atau lingkungan kondusif untuk mempersiapkan kebutuhan kuliah keluar negeri (persyaratan bahasa, rencana studi, dan dokumen lainnya)
  • Tulis mimpi dan buat afirmasi berupa gambar untuk membakar semangat agar bisa tiba dinegara impian
  • Kenali dudaya masyarakat dinegara impianmu

 

MEMAHAMI JENIS BEASISWA

  • Government Scholarsip (BAPPENAS, SPIRIT, DIKTI, LPDP, etc)
  • Private Scholarship (SampoernaFoundation, Djarum, The Ford Foundation, etc)
  • International Scholarship (from Developed Countries) (Stunedand Orange Tulips Scholarship (Netherlands), Chevening(England), AAS (Australia), Fulbright (USA), Monbukagakusho(Japan), KGSP (South Korea), Asian Development Bank-Japan Scholarship, etc)
  • University Scholarship, Exchange Program, Fellowship

 

TRICKS

  • Cek deadline beasiswa yang kamu inginkan
  • Persiapkan semua berkas (3-5 bulan sebelum deadline, termasuk mereview kembali esay yang ditulis)
  • Struggle for achieving language requirement (contohnya : IELTS, TOEFL, TOEFL IBT, etc)
  • Jangan berfikiran trial and error atau coba-coba dalam mendaftar beasiswa
  • Jangan malas untuk bertanya, supaya dapat menampilkan yang terbaik untuk meraih beasiswa

Beberapa tips untuk pelamar beasiswa ketika tes wawancara, karena biasanya pada tahap ini banyak sekali pendaftar beasiswa yang gugur atau tidak lulus, yaitu Utamakan bersikap jujur terutama pada diri sendiri. “Jangan sekali pun berbohong”. Emosi orang terlatih biasanya dalam pengalamannya berorganisasi meski tidak banyak, maka memang penyedia beasiswa mencari tipikal leader, at least leader untuk diri dia sendiri. Berkontribusi, teralu sering mbak bilang kayaknya dalam diskusi kita malam ini ya tentang kontribusi. Pintar tapi untuk diri sendiri saja apalah gunanya kalau tidak berbagi dek. Pengalaman kalau untuk diri sendiri saja apa manfaatnya”.

Lalu apa tantangan mbak Adhistia selama menempuh pendidikan di UK?. Bagaimana untuk terus memotivasi diri agar terus berjuang. Pertanyaan ini banyak diajukan peserta dalam diskusi malam itu. “Tantangan utama adalah tugas yang banyak dengan deadline padat dan dekat waktunya. Kita tidak bisa ekspektasi kalau ternyata apa yangg kita kerjakan akan membuahkan hasil berupa nilai yang diharapkan. Untuk terus termotivasi biasanya saya mengingatkan diri untuk bertanggung jawab atas pilihan yg sudah saya genggam sekarang, meyakini bahwa hal-hal terbaik akan dan segera saya dapatkan melalui tantangan ini, menaklukkan diri saya sejatinya saya lebih dari mampu untuk menyelesaikan sekuat dan terbaik yg saya bisa. Apapun jenis beasiswa yg kita dapatkan, ingatlah untuk bertanggung jawab atas pilihan kita itu ya”.

Bagaimana kehidupan kampus di luar negeri dan keunggulan yang kita peroleh jika kuliah di luar negeri. Berikut ini poin pentingnya:

 

KEHIDUPAN KAMPUS DI LUAR NEGERI

  • Adaptasi belajar mesti lebih cepat
  • Menghadapi individualisme para mahasiswa asing
  • Jenis dan banyaknya tugas beragam dengan deadline waktu yang (mungkin) berdekatan
  • Perbedaan aksen bahasa dapat menjadi kendala komunikasi
  • Jumlah reading list tiap bidang berbeda sehingga perlu membentuk pola belajar
  • Stres dan tekanan dari banyaknya tugas mengharuskan diri harus selalu siap berjuang lebih keras dan optimis

 

KEUNGGULAN KULIAH DI LUAR NEGERI

  • Terbuka pada perbedaan sudut pandang
  • Mengetahui budaya di negara-negara lain
  • Belajar adaptasi dengan cepat terhadap hal baru
  • Memicu peningkatan the way of complex thinking and creativity
  • Meningkatkan kualifikasi diri (professional skills)
  • Kesempatan membuka network lebih luas
  • Grade Point Average (GPA) atau IPK lebih tinggi
  • Ekspektasi karir lebih baik

 

Menurut mbak Adhistia pertimbangan jika ingin mendapat beasiswa luar negeri itu mempertimbangkan kekuatan dalam mempersiapkan mental utamanya, selain itu melengkapi persyarata yang diberikan pemberi beasiswa. Mempersiapkan diri untuk melamar beasiswa bisa dilakukan dari menjadi mahasiswa S1 ya. Mulailah dengan membuat timeline untuk langkah yang jelas agar bisa lanjut kuliah luar negeri. Menentukan kapan akan persiapan bahasa dan kemampuan mana yang perlu diupgrade. Berpartisipasi aktif dalam kegiatan dan organisasi, pilihlah kegiatan mesti diikuti agar jadi bagian kontribusi diri dan terlebih lagi pada masyarakat. Ambil peran aktif dalam organisasi karena akan meningkatkan softskill agar lebih percaya diri dalam berbicara.  Cek dokumen apa saja yg dibutuhkan karena essay melama beasiswa terkait erat dengan pengalaman selama jd mahasiswa S1, juga perlu membangun hubungan baik dengan dosen yang punya pengaruh untuk bantu kita dalam melamar beasiswa.

Sharing bersama mbak Adhistia diakhiri dengan beberapa statement dari mbak Adhistia untuk para peserta bahwa:

“Tangga-tangga hidup kita akan berganti, maka raih posisi-posisi yang sudah orang sebelumnya. Dulu mbak hanya berpikir gimana caranya bisa berbagi lebih banyak, jika dengan jalur beasiswa teman-teman lain bisa semangat maju melangkah dan saya bisa meraihnya, ga mungkin yg lain ga bisa. Toh saya juga masih makan nasi selama di sini dek..hehe”.

 

“Bumi Allah menawarkan banyak hal untuk dijelajahi, diketahui, dipelajari, dan diambil hikmah untuk kehidupan kita sendiri dan orang lain ya”.

“ Jika ingin mendapatkan hal lebih baik, maka beranilah berkorban melalui suatu perjuangan. Takkan pernah habis masa kita bisa kelak mengenang semua perjuangan terbaik dari diri kita, tapi ingatlah di sampingmu itu atau seberang dari penglihatanmu ada sosok-sosok yg menunggu untuk engkau bagi dan ceritakan. Sosok-sosok ysng ingin melangkah namun butuh cahaya, bergantianlah kita saling menerangi, dan sadari kita lebih dari mampu melakukannya bersama pertolongan-Nya”.

 

Keep struggling and fighting. Never stop hoping and dreaming, show your strenuous efforts.

——–

 

Tanggapan peserta

– Yulia yulinar : “mbak Adhistia terimakasih banyak ya atas materi dan sharing ilmunya semoga bermanfaat buat kita, doakan kita agar bisa study abroad juga ya mbak”.

– Vanny : “keren kak, bismillah, syukran katsiron”

 

KCSK U-Read bersama mbk Adhis

KCSK U-Read bersama mbk Adhis

 

#SalamIntelektual

#EksisBerprestasi

Naskah: Rona


  • 0

ARTIKEL INSPIRASI – MOTIVASI DAN INSPIRASI BERSAMA ALI RAHMAT (MAHASISWA GIFU UNIVERSITY, JAPAN)

ARTIKEL INSPIRASI – MOTIVASI DAN INSPIRASI BERSAMA ALI RAHMAT (MAHASISWA GIFU UNIVERSITY, JAPAN)

 

Pemateri: Ali Rahmat

Moderator: Dian Pratiwi

Artikel ini disarikan dari diskusi Kominfo Class – Spesial Kelas Beaiswa dan Kuliah di Luar Negeri (#Japan) Edisi 25 Agustus 2017

 

U-Read – Inderalaya (4/9). Assalamualaikum wr. wb. Senang sekali malam hari ini saya di beri kesempatan oleh U-Read untuk berbagi pengalaman yang saya miliki. Saya ucapkan terima kasih ke pada sang Pencipta Allah SWT. yang memberikan takdir terindah ini dan juga sholawat dan salam untuk idola saya nabi Muhammd SAW.

            Akhir akhir ini, keinginan kuliah keluar negeri menjadi topik hangat dan asyik di bicarakan di kalangan mahasiswa, tidak sedikit dosen yang juga ikut andil dalam mendiskusikan perkuliahan di luar negeri. Malam ini kakak akan berbagi pengalaman terkait studi di luar negeri khusunya di “Negeri Sakura”. Terimakasih moderator yang sudah memperkenalkan biodata saya, atau sedikit info tentang saya. Dan juga terimakasih teman teman U-Read yang mempersiapkan ini semua.            Menjaga semangat untuk kuliah keluar negeri itu bukan hal yang mudah, namun sangat mungkin. Jika banyak pepatah bilang kalau kita berteman dengan penjual minyak wangi (harum) kita akan kebagian wangi (harumnya) atau ikut wangi. Begitu juga untuk menjaga istikomah sebuah mimpi kita untuk keluar negari maka berteman lah dengan teman teman yang memiliki mimpi yang sama, yaitu kuliah keluar negeri.

            Saya mempunyai musuh namanya Abdul Mutolib, beliau hari ini Wisuda S3 di Universitas Andalas di Usia 25 tahun. Dia adalah musuh terbaik saya, sahabat terbaik saya, persahabatan kami melebihi ikatan darah sepertinya. Dia mengankat ketika saya jatuh dan dia menjatuhkan saya ketika saya terlalu tinggi, begitu pula sebaliknya. Carilah musuh yang saling membangun, Abdul jurusannya Agribisnis dan saya Agroteknologi. Kami tinggal satu kosan saat S1. Saya dan Abdul orang dari kampung tapi kami memiliki mimpi yang jauh kedepan mungkin terlalu tinggi bagi anak anak kampung lainnya. Kami saling bersaing untuk memperbaiki IP/IPK dan saya selalu kalah. Abdul S1 lulus lebih cepat 1 periode (4 bulan) dari saya, IPK dia 3.6 dan saya 3.55. Di periodenya dia menjadi wisudawan terbaik 2 tingkat fakultas, saya berutung di periode saya, saya mendapat wisudawan terbaik pertama di fakultas, kini dia lulus S3 1.5 tahun lebih cepat dari saya. Abdul mendapat beasiswa S1 di IPB, S2 di Rusia, dan S2-S3 di Andalas program PMSDU (yang Andalas yang di ambil).

            Kami punya mimpi untuk kuliah keluar negeri. Mimpi ini muncul di awal pertama kali kuliah, saat kami suka mengahayal tentang mimpi, tapi mimpi ini muncul semakin kuat dipertengahan kuliah menjelang kami lulus, tapi saat awal sekali saya masuk saya telah menuliskan mimpi ini di buku saya target selama S1. Jadi untuk menjaga api mimpi itu untuk terus berkobar, tinggal-lah atau bertemanlah dengan orang orang yang membawa obor semangat yang sama, jadi ketika obormu mulai redup atau mati tertiup kebimbangan, kesibukan masih ada obor temanmu yang dapat membantu menyalakan kembali oburmu.

 

MEMAHAMI BEASISWA YANG BISA DIDAPAT

            Kalau boleh jujur beasiswa keluar negeri itu banyak, tapi lebih banyak yang tidak bisa kita coba karena keterbatasan yang kita miliki. Keterbatasan yang utama biasanya bahasa toefl, kemudian IPK (GPA) atau nilai akademik. Dan yang lain-lainya. Kalau kamu punya mimpi mau keluar negeri tapi tidak mempersipakan diri dari sekarang, ya wes mimpi-mimpi saja sampai kebangun sendiri, kalau mimpi yang di impikan tanpa usaha itu nihil.

            Tips untuk bisa mendapatkan beasiswa untuk kita yang tidak bisa toefl. Cari negara yang non-english language seperti Cina, Jepang, Rusia, Polandia, Fidlandia, Italia, Thailand, dll. Sepertinya negara-negara tersebut bisa memaafkan bagi kita yang memiliki toefl agak jongkok seperti saya. Tapi untuk IPK saya tidak bisa bantu apa-apa, ya minimal 3-lah ya. Dan tentunya ikut pelatihan pembuatan research plan dll. dan rajin googling. Banyak kok info-info tak nampak tentang beasiswa.

 

KEHIDUPAN KAMPUS DI LUAR NEGERI

            Kehidupan kampus di luar negeri sama dengan di Indonesia, kelas, kuliah, ujian. Yang membedakan fasilitas di ruangan. Di Jepang masih pakai kapur dan blackboard lho. Tapi fasilitas yang lain juga lengkap. Mungkin fasilitas perpustakan yang bisa sampai pukul 10 malam dan buka sampai hari Sabtu dan Minggu. Kalau S2 fasilitas penelitian 24 jam bebas dan gratis. Kampus juga buka 24 jam, aman dari pencuri dll. Kalau S2 atau S1 skripsi, di gifu atau di jepang mendapat fasilitas ruang kerja dalam ruangan ada komputer, internet, printer, kulkas, kompor, dan semuanya gratis.

 

KELEBIHAN KULIAH DI LUAR NEGERI

 

>> Fasilitas Kampus

            Tidak di pungkiri akhir-akhir ini kampus di Indonesia banyak yamg sedang berbenah bahkan mentargetkan menjadi universitas-universitas tingkat internasional, namun sayangnya hanya segelitir universitas yang tetap konsisten. Nah, bagaimana kampus-kampus di luar negeri? Namanya juga pakai standar internasional mereka sudah menyiapkan sarana dan prasarana yang tentunya sangat menunjang untuk pendidikan bertaraf internasional.

 

Apa saja kelebihan fasilitas kampus di luar negeri?

  1. Kualitas pendidikan kelas dunia.
  2. Fasilitas belajar mengajar lengkap dan modern.
  3. Staf pengajar berpendidikan tinggi, komunikatif dan kebanyakan terlatih melakukan riset.
  4. Beragam pilihan jurusan
  5. Kurikulumnya disesuaikan dengan kebutuhan industri.
  6. Mata kuliahnya fokus pada jurusan.
  7. Lulusan diakui secara internasional.
  8. Memiliki teman dari berbagai negara.
  9. Peningkatan kemampuan Bahasa Inggris
  10. Lingkungan yang aman, nyaman, sehat dan teratur.
  11. Kesempatan melakukan aktivitas relaksasi dan olahraga untuk keseimbangan hidup.
  12. Di beberapa negara, ada kesempatan untuk bekerja paruh waktu.

 

>> Diri sendiri/Personality

            Secara otomatis saat kita study abroad akan merasakan sesuatu yang spesial yang belum tentu dirasakan oleh orang lain. Apa sajakah hal spesial itu? Inilah sesuatu spesial yang kita dapatkan, seperti;

  1. Pride (kebangaan) baik bagi sendiri atau keluarga
  2. Tinggal di luar Indonesia akan menjadikanmu manusia yang tidak manja. Survive di luar negeri memang jauh lebih sulit dibanding hidup di negeri sendiri.
  3. Saat libur panjang, kesempatan traveling ke negeri lain akan terbuka lebar.
  4. Kamu berkesempatan menyaksikan dan memahami budaya langsung dari tempat asalnya.
  5. Kamu akrab sesama pelajar Indonesia yang berprestasi dan menginspirasi.
  6. Berbagai aktivitas baru akan kamu coba, termasuk yang mungkin belum pernah terpikirkan sebelumnya.
  7. Walaupun berbagai hal menyenangkan disajikan di luar sana, segera kamu akan menyadari betapa kamu tetap mencintai negerimu Indonesia.
  8. Tinggal di negara yang berbeda membuatmu sadar bahwa dunia ini tak hanya terdiri dari Indonesia saja.

 

>> Karir/ dunia kerja

            Ini lah manfaat yang akan kita dapatkan ketika kita kuliah di luar negeri;

  1. Lebih menguasai bahasa asing, terutama Bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan.
  2. Memiliki kemampuan berkomunikasi yang lebih tinggi sehingga lebih fleksibel dan mudah beradaptasi dengan lingkungan pekerjaan dan rekan kerja baru.
  3. Memiliki keahlian mengelola proyek yang lebih tinggi sehingga mampu menyelesaikan proyek dalam waktu yang lebih singkat.
  4. Lebih siap mempergunakan teknologi tinggi dalam bekerja.
  5. Kualitas kepemimpinan yang lebih tinggi.
  6. Lebih mandiri, mampu bekerja di bawah pengawasan dan bimbingan yang minim.
  7. Lebih memiliki komitmen dan kompetensi tinggi.

 

Tips Simple untuk Kuliah ke Jepang

  • pantaskan diri dari sekarang, berkumpul dengan teman2 komunitas pemburu beasiswa ke Jepang dan kepo akan informasi beasiswa di Jepang dan harus ganbate buka setiap web kampus, kali kali ada beasiswa yang tidak terpublish karena dalam bahasa Jepang (ada google translate).
  • Nothing impossible, Impossible is nothing. Mulailah belajar bahasa Inggris ikut les gratis dari teman teman UKM-UKM yang biasanya ada program belajar bahasa Inggris gratisan.
  • Kampus Jepang tidak punya IPK tapi IPK 3 itu sudah standar minimal dan harus di tunjuang dengan toefl dll, bisa lebih dari 3
  • Link terpercaya yang bisa menginformasikan tentang beasiswa ke Luarnegeri (LN), misal ada beasiswa XYZ scholarship dari Universitas Tokyo. Kamu bisa tanya ke contact Univeristy of tokyo dan tanya apakah beasiswa XYZ itu benar dan masih berlaku. Kalau di balas atau ada info di web University of Tokyo jadi beasiswa tersebut valid.
  • Cara dapat LoA di Jepang yaitu dengan cara Lolos seleksi beasiswa atau seleksi ujian masuk.
  • Jika IPK di bawah 3 dan toefl tidak berdiri tegak namun mengincar beasiswa keluar negeri musti gila memperbaiki toefl, karena ini yang masih bisa di ulang tapi jika IPK lakukan terbaik di sisa-sisa penghabisan, atau namabah 1 atau 2 semester untuk mengulang banyak mata kuliah dengan syarat no gagal dalam mengulang.
  • Tips banyak banyak baca essay orang orang yang lolos seleksi beasiswa, dengan begitu tau model model essay. Jangan melenceng dari topik, bahasa yang bagus. latihan ikuti lomba nulis essay yang gratisan. Your skill will improve. need to take that class, atau U-Read mau buatin kelasnya.
  • Hal tebaik untuk memotivasi diri adalah, lihat saja nanti saya akan jadi ahli di bidang ini. paling mudah ya senyumin saja, terserah kamu mau hina saya seperti apa toh gx ngaruh sama IPK saya.
  • Cara daftar kuliah keluar negeri, bisa lewat dibantu dosen , kalau ada dari international office juga bisa, bisa keduanya.
  • Penelitian bisa jadi bahan pertimbangan, apalagi kalau sejalan lebih mudah dan lebih baik.
  • Mengilangkan demam pangung harus dimulai sedikit demi sedikit, dari organisasi, karena disana kamu akan belajar mengenal dan dikenal orang, teman teman sering demam pangung karena kurang percaya diri, kenapa kurang percaya diri karena jarang bersosialisai.
  • Untuk S2 di Jepang, benar kita harus cari profesor-nya dulu, profesor nerima, baru ngurus adminitrasi. tapai kalau beasiswa kadang ada yang beasiswanya dulu profersnya tinggal nerima. agar langsung di notice ya subject emaill-nya yang jelas. Kalau di balas berarti di notice kalau tidak di balas berarti tidak di

 

 

Closing Statement

“Setiap orang boleh bermimpi, maka bermimpilah dari sekarang karena bermimpi tidak dilarang. Mimpi itu tinggi maka tinggikanlah kualitas diri hingga kita layak untuk menjadi yang tertinggi. Tetap berjuang jadi diri sendiri dan lakukan yang terbaik. kalau bukan diri kita siapa lagi. Lima (5) tahun lagi adalah buah dari hari ini. Selamat bermimpi dan mengejar mimpi. Salam hangat dari negeri sakura”.

 

 

Tanggapan Peserta Diskusi

“Jazakillah khoir ya akhi Ali Rahmat, semoga bermanfaat diskusi berbobot malam ini.. Semoga kedepannya bisa menginspirasi banyak orang lagi 😊”

 

*ain