ARTIKEL INSPIRASI – MOTIVASI DAN INSPIRASI BERSAMA ADHISTIA AMELIA (MAHASISWI UNIVERSITY OF YORK, UNITED KINGDOM)

  • 2

ARTIKEL INSPIRASI – MOTIVASI DAN INSPIRASI BERSAMA ADHISTIA AMELIA (MAHASISWI UNIVERSITY OF YORK, UNITED KINGDOM)

 

KCSK U-Read bersama mbk Adhis

 

ARTIKEL INSPIRASI – MOTIVASI DAN INSPIRASI BERSAMA ADHISTIA AMELIA (MAHASISWI UNIVERSITY OF YORK, UNITED KINGDOM)

 

Pemateri          : Sensei Adhistia Amelia

Moderator       : Rona Ayu Sakinah

 

Artikel ini disarikan dari diskusi online Kominfo Class – Spesial Kelas Beasiswa dan Kuliah Luar Negeri (#UK) Edisi 26 Agustus 2017

 

U-READ.UNSRI.AC.ID – Inderalaya (11/10). Assalamualaikum wr.wb. Pada kesempatan ini saya akan menyarikan diskusi hangat bersama sensei Adhistia edisi Sabtu, 26 Agustus 2017. Kominfo Class seperti biasa selalu ramai dengan cuitan para anggotanya yang notabene adalah mahasiswa Universitas Sriwijaya dari bermacam-macam jurusan, beragam fakultas, dan angkatan yang berbeda-beda. Semua berkumpul untuk satu tujuan, menuntut ilmu dan belajar dari pengalaman mbak Adhistia. Kelas dimulai dengan sapaan hangat mbak Adhistia, bertanya kabar malam minggu para peserta, pejuang beasiswa. Tentunya malam minggu 26 Agustus ini sangat bermanfaat sekali karena diisi dengan sharing dan motivasi.

 

Pertama sekali para peserta diajak untuk berpikir, menganalisa dan mengemukakan pendapat mendifinisikan makna suatu gambar.

Beberapa pendapat dari peserta sebagai berikut:

– Mika Para               : “Seseorang yang mulanya kebingungan akan tujuannya, kemudian berfikir lalu menemukan tujuannya dan berhasil”

– Rena                       : “ Jadilah pemikir diantara orang yang kebingungan”

– Ilham Eka Putra     : “ Pertama berani bermimpi berarti setiap orang harus punya tuuan dan keinginan. Jika seseorang tidak memiliki suatu tujuan maka apa gunanya hidup ini. Kedua, mengambil tantangan , untuk sukse bukanlah hal yang mudah banyak tantangan harus dihadapi dan harus berani menerima tantangan tersebut. Ketiga, berbuat kebaikan karena jika menginginkan kesuksesan maka harus berbuat baik juga kepada semua orang”.

– Khairi M. Putra      : “Semua berawal dari mimpi. Namun jangan hanya terpaku pada mimpi itu. Perjuangkan dan pantaskan diri untuk meraihnya”.

Dalam hal mengungkapakan pendapat tentunya tidak ada nilai benar salah. Semua memiliki opini masing-masing dan tentunya tidak terikat dan dibatasi satu sama lain.

Mbak Adhistia menjelaskan bahwa makna dari gambar tersebut adalah ketika kita sudah berada pada posisi sudah menentukan tujuan yang jelas dalam hidup kita, tapi kita tidak mau mengambil konsekuensi untuk sebuah pencapaian itu sendiri, apa yg akan terjadi?. Diantara orang-orang diatas berada diposisi manakah kita, tentunya kita sendiri yang tau mari ditelisisk lagi apa sebenarnya dasar niat kita ingin kuliah ke luar negeri. Tentunya ketika ada keinginan dan cita-cita keluar negri harus ada kemauan, keberanian, pengorbanan waktu dan uang dalam segala persiapan, tidak hanya ingin. Semuanya satu paket dalam rangka pencapaian itu. Ataupun boleh jadi ada tujuan tapi bingung harus melangkah, bingung mengambil langkah pertama dan mulai timbul keraguan dalam diri. Keraguan itulah yang akan menyelesaikan semua mimpi-mimpi kita. Kita sendiri yang tahu seberapa keras kita berusaha, seberapa kuat kita menghadapi cemoohan, keraguan dari orang lain. Tapi bukan itu yang menjadikan patah semangat. Karena kuliah dan mendapat beasiswa luar negeri itu bukan soal IPK saja, pintar saja tetapi lebih dari itu.

 

KIAT – KIAT MEMPERTAHANKAN KEINGINAN KE LUAR NEGERI

  • Cari teman-teman bervisi dan misi sama
  • Temukan komunitas atau lingkungan kondusif untuk mempersiapkan kebutuhan kuliah keluar negeri (persyaratan bahasa, rencana studi, dan dokumen lainnya)
  • Tulis mimpi dan buat afirmasi berupa gambar untuk membakar semangat agar bisa tiba dinegara impian
  • Kenali dudaya masyarakat dinegara impianmu

 

MEMAHAMI JENIS BEASISWA

  • Government Scholarsip (BAPPENAS, SPIRIT, DIKTI, LPDP, etc)
  • Private Scholarship (SampoernaFoundation, Djarum, The Ford Foundation, etc)
  • International Scholarship (from Developed Countries) (Stunedand Orange Tulips Scholarship (Netherlands), Chevening(England), AAS (Australia), Fulbright (USA), Monbukagakusho(Japan), KGSP (South Korea), Asian Development Bank-Japan Scholarship, etc)
  • University Scholarship, Exchange Program, Fellowship

 

TRICKS

  • Cek deadline beasiswa yang kamu inginkan
  • Persiapkan semua berkas (3-5 bulan sebelum deadline, termasuk mereview kembali esay yang ditulis)
  • Struggle for achieving language requirement (contohnya : IELTS, TOEFL, TOEFL IBT, etc)
  • Jangan berfikiran trial and error atau coba-coba dalam mendaftar beasiswa
  • Jangan malas untuk bertanya, supaya dapat menampilkan yang terbaik untuk meraih beasiswa

Beberapa tips untuk pelamar beasiswa ketika tes wawancara, karena biasanya pada tahap ini banyak sekali pendaftar beasiswa yang gugur atau tidak lulus, yaitu Utamakan bersikap jujur terutama pada diri sendiri. “Jangan sekali pun berbohong”. Emosi orang terlatih biasanya dalam pengalamannya berorganisasi meski tidak banyak, maka memang penyedia beasiswa mencari tipikal leader, at least leader untuk diri dia sendiri. Berkontribusi, teralu sering mbak bilang kayaknya dalam diskusi kita malam ini ya tentang kontribusi. Pintar tapi untuk diri sendiri saja apalah gunanya kalau tidak berbagi dek. Pengalaman kalau untuk diri sendiri saja apa manfaatnya”.

Lalu apa tantangan mbak Adhistia selama menempuh pendidikan di UK?. Bagaimana untuk terus memotivasi diri agar terus berjuang. Pertanyaan ini banyak diajukan peserta dalam diskusi malam itu. “Tantangan utama adalah tugas yang banyak dengan deadline padat dan dekat waktunya. Kita tidak bisa ekspektasi kalau ternyata apa yangg kita kerjakan akan membuahkan hasil berupa nilai yang diharapkan. Untuk terus termotivasi biasanya saya mengingatkan diri untuk bertanggung jawab atas pilihan yg sudah saya genggam sekarang, meyakini bahwa hal-hal terbaik akan dan segera saya dapatkan melalui tantangan ini, menaklukkan diri saya sejatinya saya lebih dari mampu untuk menyelesaikan sekuat dan terbaik yg saya bisa. Apapun jenis beasiswa yg kita dapatkan, ingatlah untuk bertanggung jawab atas pilihan kita itu ya”.

Bagaimana kehidupan kampus di luar negeri dan keunggulan yang kita peroleh jika kuliah di luar negeri. Berikut ini poin pentingnya:

 

KEHIDUPAN KAMPUS DI LUAR NEGERI

  • Adaptasi belajar mesti lebih cepat
  • Menghadapi individualisme para mahasiswa asing
  • Jenis dan banyaknya tugas beragam dengan deadline waktu yang (mungkin) berdekatan
  • Perbedaan aksen bahasa dapat menjadi kendala komunikasi
  • Jumlah reading list tiap bidang berbeda sehingga perlu membentuk pola belajar
  • Stres dan tekanan dari banyaknya tugas mengharuskan diri harus selalu siap berjuang lebih keras dan optimis

 

KEUNGGULAN KULIAH DI LUAR NEGERI

  • Terbuka pada perbedaan sudut pandang
  • Mengetahui budaya di negara-negara lain
  • Belajar adaptasi dengan cepat terhadap hal baru
  • Memicu peningkatan the way of complex thinking and creativity
  • Meningkatkan kualifikasi diri (professional skills)
  • Kesempatan membuka network lebih luas
  • Grade Point Average (GPA) atau IPK lebih tinggi
  • Ekspektasi karir lebih baik

 

Menurut mbak Adhistia pertimbangan jika ingin mendapat beasiswa luar negeri itu mempertimbangkan kekuatan dalam mempersiapkan mental utamanya, selain itu melengkapi persyarata yang diberikan pemberi beasiswa. Mempersiapkan diri untuk melamar beasiswa bisa dilakukan dari menjadi mahasiswa S1 ya. Mulailah dengan membuat timeline untuk langkah yang jelas agar bisa lanjut kuliah luar negeri. Menentukan kapan akan persiapan bahasa dan kemampuan mana yang perlu diupgrade. Berpartisipasi aktif dalam kegiatan dan organisasi, pilihlah kegiatan mesti diikuti agar jadi bagian kontribusi diri dan terlebih lagi pada masyarakat. Ambil peran aktif dalam organisasi karena akan meningkatkan softskill agar lebih percaya diri dalam berbicara.  Cek dokumen apa saja yg dibutuhkan karena essay melama beasiswa terkait erat dengan pengalaman selama jd mahasiswa S1, juga perlu membangun hubungan baik dengan dosen yang punya pengaruh untuk bantu kita dalam melamar beasiswa.

Sharing bersama mbak Adhistia diakhiri dengan beberapa statement dari mbak Adhistia untuk para peserta bahwa:

“Tangga-tangga hidup kita akan berganti, maka raih posisi-posisi yang sudah orang sebelumnya. Dulu mbak hanya berpikir gimana caranya bisa berbagi lebih banyak, jika dengan jalur beasiswa teman-teman lain bisa semangat maju melangkah dan saya bisa meraihnya, ga mungkin yg lain ga bisa. Toh saya juga masih makan nasi selama di sini dek..hehe”.

 

“Bumi Allah menawarkan banyak hal untuk dijelajahi, diketahui, dipelajari, dan diambil hikmah untuk kehidupan kita sendiri dan orang lain ya”.

“ Jika ingin mendapatkan hal lebih baik, maka beranilah berkorban melalui suatu perjuangan. Takkan pernah habis masa kita bisa kelak mengenang semua perjuangan terbaik dari diri kita, tapi ingatlah di sampingmu itu atau seberang dari penglihatanmu ada sosok-sosok yg menunggu untuk engkau bagi dan ceritakan. Sosok-sosok ysng ingin melangkah namun butuh cahaya, bergantianlah kita saling menerangi, dan sadari kita lebih dari mampu melakukannya bersama pertolongan-Nya”.

 

Keep struggling and fighting. Never stop hoping and dreaming, show your strenuous efforts.

——–

 

Tanggapan peserta

– Yulia yulinar : “mbak Adhistia terimakasih banyak ya atas materi dan sharing ilmunya semoga bermanfaat buat kita, doakan kita agar bisa study abroad juga ya mbak”.

– Vanny : “keren kak, bismillah, syukran katsiron”

 

KCSK U-Read bersama mbk Adhis

KCSK U-Read bersama mbk Adhis

 

#SalamIntelektual

#EksisBerprestasi

Naskah: Rona


2 Comments

Cahya

11/10/2017 at 1:17 pm

Terimakasih mbak adis.. Semoga kami bisa seperti mbk yang terus menginspirasi.

    uread2017

    12/10/2017 at 3:22 am

    Aamiin

Leave a Reply